textilewiki.com – PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya keberlanjutan melalui program Sustainability Champions yang berfokus pada pelestarian lingkungan serta aspek sosial dan tata kelola (environment, social, governance/ESG). Hal ini disampaikan oleh Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, pada acara yang diadakan di Jakarta.
Dalam konteks ini, Pertamina menyusun Strategi Pertumbuhan Ganda (Dual Growth Strategy) yang bertujuan untuk memaksimalkan bisnis eksisting sembari mengembangkan bisnis rendah karbon. Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah pengembangan teknologi Carbon Capture and Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) serta Sustainable Aviation Fuel (SAF), yang merupakan bahan bakar pesawat ramah lingkungan.
Senior Vice President Business Sustainability Pertamina, Wenny Ipmawan, menekankan pentingnya sepuluh fokus keberlanjutan yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Dia menjelaskan bahwa para Perwira Pertamina yang terlibat dalam program ini diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dalam menyebarkan nilai-nilai keberlanjutan baik di dalam maupun di luar perusahaan.
Arya juga menambahkan bahwa perilaku bijak energi sangat penting, terutama di tengah dinamika geopolitik global saat ini. Dia mengajak masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak demi keberlanjutan di masa depan.
Inisiatif keberlanjutan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Maria R. Nindita, pendiri dan Direktur Utama Institute for Sustainability and Agility (ISA). Dia menekankan bahwa tantangan sektor energi tidak hanya dapat diatasi dengan mencari sumber baru, tetapi juga dengan mengubah pola konsumsi energi.
Acara tersebut dihadiri oleh Perwira Pertamina, komunitas ESG, serta mahasiswa Universitas Pertamina, menunjukkan kolaborasi yang luas dalam upaya keberlanjutan.