textilewiki.com – Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) menegaskan bahwa Aceh, khususnya Banda Aceh dan Sabang, tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi setelah bencana banjir yang melanda pada akhir November 2025. Ketua DPD ASPPI Aceh, Apri Al Amin, menyampaikan imbauan kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara agar tidak khawatir dalam merencanakan perjalanan ke daerah tersebut.
Apri Al Amin menjelaskan bahwa meskipun ada kekhawatiran masyarakat tentang kondisi Aceh pascabencana, sebenarnya Banda Aceh dan Sabang tidak mengalami dampak langsung dari bencana itu. Wilayah yang terkena dampak signifikan adalah beberapa kabupaten di pantai timur dan tengah, seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah. Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak untuk membangun narasi positif demi kebangkitan pariwisata Aceh.
Lebih lanjut, Apri menyebutkan bahwa isu mengenai ketidaknyamanan Aceh setelah bencana telah menyebabkan pembatalan banyak perjalanan wisata, terutama dari Malaysia. Dia menekankan pentingnya memvalidasi informasi sebelum mengambil kesimpulan.
ASPPI juga mengajak wisatawan untuk turut berkontribusi membantu korban bencana melalui donasi, baik secara langsung maupun melalui organisasi lain. Dukungan ini diharapkan dapat membantu pengembangan kembali destinasi wisata di Aceh pascabencana.
Dengan segala potensi yang dimiliki, Banda Aceh dan Sabang diharapkan tetap menjadi pilihan utama para wisatawan untuk berkunjung. Ini menjadi langkah penting bagi para pelaku industri pariwisata untuk menunjukkan bahwa daerah tersebut masih aman dan layak dijadikan tujuan wisata.