textilewiki.com – Astra Infra mengumumkan bahwa penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen akan berdampak positif bagi kapasitas bisnis perusahaan. Hal ini disampaikan oleh Group Chief Financial Officer (CFO) Astra Infra, Halim Wahjana, pada acara Astra Media Day yang berlangsung di Jakarta.
Menurut Halim, penurunan suku bunga ini sangat membantu, terutama dalam proses pembangunan jalan tol yang melibatkan pembiayaan melalui skema kerjasama dengan perbankan dan surat utang. Dia menambahkan, pengurangan beban utang pada pembayaran bunga diharapkan dapat menjaga arus kas perusahaan, yang pada gilirannya memberikan ruang bagi ekspansi bisnis di masa mendatang.
Perusahaan ini berkomitmen untuk mendukung kebijakan infrastruktur pemerintah dan terus meningkatkan kepuasan pelanggan dalam penggunaan jalan tol yang dikelola. Saat ini, Astra Infra mengelola jalan tol sepanjang 396 kilometer, termasuk yang terkenal seperti Tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Semarang–Solo.
Sebelumnya, pada 17 September, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Gubernur BI, Perry Warjiyo, juga menekankan bahwa penurunan ini diiringi dengan usaha untuk menjaga inflasi tetap rendah dan stabilitas nilai tukar rupiah.
Selain suku bunga acuan, BI juga menurunkan suku bunga fasilitas simpanan dan fasilitas pinjaman. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan mendorong kredit, yang esensial untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.