textilewiki.com – Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, terletak pada ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut, menjadikannya salah satu daerah di Indonesia yang tidak memiliki pelabuhan. Di kawasan ini, pendistribusian bahan pokok dan logistik dilakukan melalui jalur darat dan udara. Saat ini, Wamena berfungsi sebagai pusat pemerintahan untuk Kabupaten Jayawijaya dan Provinsi Papua Pegunungan serta pusat perekonomian bagi wilayah yang mencakup delapan kabupaten.
Sebagian besar bahan pokok dan logistik untuk kabupaten di Papua Pegunungan, seperti Lanny Jaya, Yahukimo, dan lainnya, masih berasal dari Wamena, meskipun ada beberapa yang langsung dikirim dari Jayapura dan nabire. Pendistribusian melalui jalur darat antara Jayapura dan Wamena, yang memiliki panjang sekitar 500 kilometer, lebih efisien dibandingkan jalur udara. Namun, perjalanan ini sering terhambat oleh kondisi jalan yang rusak.
Kendaraan distribusi, seperti truk, biasanya menggunakan sistem 4×4 untuk menghadapi medan yang sulit. Meskipun perjalanan biasanya memakan waktu tiga hingga empat hari, kondisi jalan yang buruk seringkali memperpanjang waktu tempuh hingga 14 hari atau lebih. Situasi ini memengaruhi harga bahan pokok yang tinggi di daerah tersebut.
Kabupaten Jayawijaya merupakan pusat pengambilan data inflasi untuk Provinsi Papua Pegunungan, di mana pada Februari 2025, inflasi mencapai 7,99 persen. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berupaya mengontrol inflasi dengan melibatkan Bank Indonesia yang menerapkan kebijakan moneter dan memberi dukungan pengembangan pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani lokal. Pada September 2025, Bank Indonesia memberikan bantuan sarana pertanian kepada kelompok tani di daerah tersebut, bertujuan menjaga stabilitas harga dan meningkatkan perekonomian masyarakat.