textilewiki.com – Realisasi belanja negara di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya periode Januari hingga September 2025 mencapai Rp15,6 triliun. Angka tersebut dilaporkan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan. Kepala Kantor Wilayah DJPb Papua Barat, Moch Abdul Kobir, mengungkapkan bahwa rincian realisasi terdiri dari belanja kementerian/lembaga sebesar Rp4,42 triliun dan transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp11,2 triliun.
Selama periode tersebut, serapan belanja negara telah mencapai 59,5 persen dari pagu tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp26,2 triliun. Kobir juga menekankan pentingnya peningkatan serapan, terutama untuk belanja kementerian/lembaga yang baru mencapai 57,7 persen dari pagu sebesar Rp7,7 triliun.
Ada beberapa faktor yang menghambat penyerapan belanja, termasuk keterlambatan proses administrasi, kendala kontraktual, dan perizinan. Meski demikian, belanja TKD telah terserap sebesar 60,4 persen, yang menunjukkan kemajuan dalam kelengkapan dokumen untuk penyaluran.
Untuk mengoptimalkan serapan belanja, DJPb berencana melakukan pendampingan langsung terhadap satuan kerja dan pemerintah daerah pada triwulan IV 2025. Selain itu, DJPb akan terus memantau secara berkala dengan menggunakan sistem Online Monitoring SPAN (OM-SPAN) dan meningkatkan koordinasi dengan seluruh satuan kerja dan pemerintah daerah di wilayah tersebut.
Dari segi wilayah, belanja negara di Papua Barat tercatat Rp9,4 triliun, atau 58,5 persen dari pagu Rp16,1 triliun, sementara Papua Barat Daya mencapai Rp6,2 triliun atau 61,4 persen dari pagu Rp10,1 triliun. Kobir menekankan pentingnya upaya bersama untuk menyelesaikan kendala yang ada, guna meningkatkan efektivitas penyerapan belanja tahun ini.