textilewiki.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan telah menyalurkan bantuan logistik untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini diambil guna mempercepat proses pemulihan dan menjaga keselamatan masyarakat yang terdampak.
Menyampaikan rasa duka cita, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa bantuan telah dikirim langsung ke lokasi bencana. “Kami mengirimkan bantuan berupa sembako, obat-obatan, dan alat kebersihan pribadi,” ujar Lukman dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa. Bantuan ini dikirim menggunakan pesawat King Air yang terdaftar dengan kode PK-CAQ dan PK-CAN dari Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan.
Pengiriman bantuan berlangsung sejak 29 November hingga 1 Desember 2025, melalui tiga Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) di bawah Ditjen Hubud, yakni UPBU Malikussaleh, UPBU Rembele, dan UPBU Dr. Ferdinand Lumban Tobing. Selain menyalurkan bantuan, pesawat milik BBKFP juga menjemput pegawai dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II – Medan yang terisolasi akibat banjir di Lhokseumawe.
Dukungan juga datang dari Otoritas Bandar Udara lainnya yang mengirimkan bantuan ke Sibolga dan Lhokseumawe. PLN Kota Medan turut memberikan bantuan kepada pegawainya yang terdampak. Sementara itu, KOBU Wilayah VI – Padang menyuplai pakaian layak pakai dan sembako kepada korban di Lubuk Minturun, Sumatra Barat.
Ditjen Hubud kini mendata seluruh pegawai yang terkena bencana untuk mengirimkan bantuan lebih lanjut. Lukman berharap bantuan yang telah disalurkan dapat memberi manfaat bagi mereka yang terkena musibah dan mendorong pihak lain untuk turut membantu.