textilewiki.com – Aksi demonstrasi besar yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir memberikan dampak signifikan pada perekonomian. Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan melemahnya nilai tukar rupiah menjadi beberapa indikasi dampak tersebut, di mana investor asing mulai menarik modalnya.
Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta, Solihin, mengungkapkan bahwa banyak pengusaha yang terpaksa menutup toko demi menjaga keselamatan karyawan mereka. Penutupan ini terutama terjadi di Jakarta, di mana beberapa lokasi bisnis masih tutup karena demonstrasi yang terus berlanjut. Para pemilik usaha diimbau untuk tetap waspada menghadapi situasi ini.
Dalam wawancaranya, Solihin menyatakan bahwa aktivitas perdagangan telah terganggu akibat protes yang berlangsung. Bahkan, hingga siang, beberapa anggota Apindo terpaksa memulangkan karyawan mereka demi keamanan. “Keselamatan di atas segalanya,” ujarnya.
Dari sisi pasar, IHSG terperosok 1,53% pada penutupan pekan ini, kehilangan 121 poin dan berada di level 7.830,49. Hal ini menandakan pengurangan kapitalisasi pasar bursa saham Indonesia yang mencapai Rp195 triliun dalam satu hari. Rupiah juga menunjukkan pelemahan, dan jika keadaan ini terus berlanjut, dampak terhadap perekonomian nasional dipastikan akan semakin parah, demikian pernyataan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Akbar Himawan Buchari.
Dengan situasi yang masih rentan, dampak dari aksi demonstrasi ini diharapkan tidak berkepanjangan, sehingga perekonomian Indonesia dapat kembali stabil.