textilewiki.com – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengumumkan target produksi emas perdana yang dijadwalkan untuk kuartal pertama tahun 2026. Dalam keterangannya yang disampaikan di Jakarta pada hari Jumat, Presiden Direktur perusahaan, Boyke Abidin, menjelaskan bahwa proyeksi puncak produksi diharapkan mencapai sekitar 500 ribu ons emas per tahun pada tahun 2032.
Dukungan terhadap target tersebut berasal dari peningkatan signifikan dalam cadangan dan sumber daya emas perusahaan. Sebuah studi teknis terbaru menunjukkan cadangan bijih emas di tambang Pani meningkat menjadi 4,8 juta ons, sebuah peningkatan sebesar 150 persen dibandingkan cadangan sebelumnya yang tercatat 1,9 juta ons. Ini juga mencakup total sumber daya yang melebihi 7 juta ons, menandakan potensi kuat untuk ekspansi jangka panjang.
Selanjutnya, perusahaan juga mengumumkan perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan saham setelah penawaran umum perdana saham (IPO). Menurut laporan pemegang saham bulanan per 30 September 2025, porsi kepemilikan publik meningkat tajam, seiring dengan divestasi yang dilakukan oleh salah satu investor strategis, Boy Thohir. Saat ini, free float saham EMAS diperkirakan mencapai 4,85 miliar lembar, atau sekitar 29,9 persen dari total saham beredar. Angka ini menunjukkan peningkatan hampir tiga kali lipat dibandingkan posisi ketika IPO pada 23 September 2025, di mana saham yang ditawarkan kepada publik berjumlah 1,61 miliar lembar atau sekitar 10 persen.
Dengan langkah-langkah ini, PT Merdeka Gold Resources Tbk berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat posisi di industri pertambangan emas di Indonesia.