textilewiki.com – PT Indo Premier Investment Management (IPIM) baru saja meluncurkan Exchange Traded Fund (ETF) berbasis pasar uang pertama di Indonesia yang bernama Reksa Dana Indo ETF RDN Kas Bertumbuh (XRDN). Peluncuran ini terjadi di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada hari Senin dan menandai pencatatan perdana dengan nilai Asset Under Management (AUM) sebesar Rp516,88 miliar, menunjukkan minat investor yang tinggi terhadap instrumen tersebut.
Direktur IPIM, Noviono Darmosusilo, menyampaikan bahwa XRDN merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pemodal Indonesia akan instrumen investasi yang stabil dan likuid. “Investasi ini memberikan tingkat pengembalian yang setara dengan tabungan,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa XRDN terfokus pada instrumen pasar uang dan giro, menawarkan keuntungan lebih dalam likuiditas dan fleksibilitas bagi investor.
Dibandingkan dengan reksa dana pasar uang konvensional, XRDN memungkinkan investor untuk melakukan penempatan dan penarikan dana sepanjang jam perdagangan, menciptakan kemudahan dalam pengelolaan likuiditas. Noviono menambahkan bahwa investasi ini dirancang untuk melindungi modal dengan volatilitas yang rendah.
Direktur Indo Premier Sekuritas (IPOT), Paulus Soehianto, menambahkan bahwa XRDN memiliki fitur redemption T+0, yang memungkinkan investor menarik dana pada hari yang sama. Dalam peluncuran ini, IPIM bekerja sama dengan Deutsche Bank AG Cabang Jakarta sebagai Bank Kustodian.
Dengan pertumbuhan investasi ETF yang semakin pesat, peluncuran XRDN diharapkan memberikan lebih banyak pilihan bagi investor, baik sebagai sarana diversifikasi maupun pengelolaan likuiditas. Data menunjukkan, dalam satu dekade terakhir, industri reksa dana ETF di Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 20,45 persen per tahun hingga November 2025.