textilewiki.com – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut, Jawa Barat, tengah bersiap menerapkan sistem pasar hewan ternak secara digital. Langkah ini diambil untuk mempermudah masyarakat, baik peternak maupun pembeli, sambil tetap mempertahankan pasar hewan konvensional yang selama ini beroperasi di wilayah tersebut.
Kepala Diskannak Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyatakan bahwa inisiatif digitalisasi ini muncul seiring dengan meningkatnya jumlah pasar hewan ternak yang beroperasi di platform digital. Ia mengemukakan perlunya regulasi untuk mengatur perdagangan hewan ternak agar lebih rapi dan tertib. “Kita menggagas digitalisasi itu karena sudah mulai banyak pasar yang berseliweran di market digital,” ujarnya pada hari Senin.
Penerapan pasar digital ini merupakan program dari Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Provinsi Jawa Barat, di mana Diskannak Garut memberikan dukungan untuk realisasi inisiatif tersebut. Beni menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah, mengingat Garut telah menjadi pusat perdagangan hewan ternak, khususnya domba, dengan skala nasional.
Saat ini, mayoritas transaksi hewan ternak di Garut masih dilakukan secara konvensional, dengan peternak dan pembeli datang langsung ke pasar. Dengan adanya pasar digital, diharapkan jangkauan perdagangan akan lebih luas. Beni juga menyampaikan bahwa beberapa peternak telah memanfaatkan situs internet untuk perdagangan, meskipun platform digital tersebut belum sepenuhnya diintegrasikan.
Melalui langkah ini, Diskannak berharap dapat memberikan alternatif baru bagi para peternak untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan efisiensi dalam transaksi hewan ternak.