textilewiki.com – Indonesia memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) setiap tanggal 17 September sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi sektor transportasi dalam pembangunan nasional. Tahun ini, peringatan Harhubnas ke-55 mengusung tema “Bakti Transportasi untuk Negeri,” yang menekankan pentingnya kolaborasi dan pengabdian insan transportasi dalam menciptakan sistem transportasi nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Hari Perhubungan Nasional ini diinisiasi oleh Frans Seda, Menteri Perhubungan Indonesia periode 1968-1973. Peringatan ini berawal dari keputusan Menteri Perhubungan Nomor SK. 274/G/1971 yang diterbitkan pada 26 Agustus 1971. Saat itu, berbagai sektor dalam bidang transportasi merayakan Hari Bakti secara terpisah. Untuk efisiensi, Frans Seda menyatukan seluruh peringatan tersebut pada satu tanggal, yaitu 17 September, yang memperingati pejuangan kemerdekaan Indonesia.
Peringatan Harhubnas pertama kali dilakukan pada 17 September 1973 di Silang Monas, Jakarta, dan sejak saat itu, peringatan ini berkembang menjadi acara tahunan yang diakui secara nasional. Logo peringatan tahun ini mencerminkan peran strategis transportasi sebagai penggerak utama konektivitas dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.
Harhubnas bukan hanya seremoni tahunan, melainkan juga refleksi atas betapa vitalnya sektor transportasi dalam membangun Indonesia. Diharapkan, peringatan ini dapat mendorong semua pihak untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Dalam konteks ini, peran transportasi dalam mendukung mobilitas serta pertumbuhan ekonomi menjadi sangat krusial di era modern ini.