Site icon textilewiki.com

IHSG Naik Meski Ada Kekhawatiran Gencatan AS-Iran Terlanggar

[original_title]

textilewiki.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penguatan pada Kamis sore, mencatat kenaikan 28,38 poin atau 0,39 persen, menjadi 7.307,59. Meskipun terjadi penguatan, pasar saham tetap terpengaruh oleh kekhawatiran mengenai potensi pelanggaran kesepakatan gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel.

Associate Director of Research and Investment di Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyampaikan bahwa meskipun IHSG menguat, bursa Asia secara umum mengalami pelemahan. Kenaikan harga minyak, di mana WTI berada di level 97,44 dolar AS per barel dan Brent di 97,77 dolar AS per barel, turut memengaruhi sentimen pasar.

Konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah semakin memicu ketidakpastian, terutama setelah seorang pejabat senior Iran mengindikasikan bahwa beberapa elemen dalam proposal gencatan senjata telah dilanggar setelah serangan terbaru Israel di Lebanon. Kendati demikian, Iran masih menahan kendali sebagian besar Selat Hormuz.

Di dalam negeri, Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini meresmikan pabrik mobil listrik. Dalam kesempatan itu, ia menjamin pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional aman untuk satu tahun ke depan, mengindikasikan upaya untuk mengurangi kekhawatiran atas eskalasi konflik yang berkelanjutan.

Pada penutupan perdagangan, frekuensi transaksi mencapai 2.242.170, dengan total volume saham mencapai 29,04 miliar lembar dan nilai transaksi Rp16,97 triliun. Sementara itu, sektor energi menjadi yang terkuat dengan kenaikan sebesar 2,03 persen, sementara sektor industri mengalami penurunan paling dalam.

Dengan perkembangan ini, pasar saham akan terus dipantau untuk melihat dampak lanjutan dari dinamika global dan domestik yang berpengaruh.

Exit mobile version