textilewiki.com – Penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) semakin meluas di Indonesia, termasuk di daerah terpencil seperti Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Inovasi ini mempermudah transaksi keuangan, sehingga masyarakat tidak perlu repot membawa uang tunai. Muhammad, seorang warga Natuna, mengungkapkan kenyamanan berbelanja dengan cukup memindai kode QRIS.
Di Natuna, QRIS tidak hanya tersedia di toko-toko, tetapi juga di pasar-pasar dan kedai penganan di pinggir Pantai Piwang. Pemilik Rumah Makan Ajo Basamo, Buyung Apandi, mengatakan sistem pembayaran ini sangat membantu pelanggannya serta memudahkan pencatatan transaksi bagi pedagang. Menurut Buyung, sekitar 60 persen warung di Natuna telah menggunakan QRIS, dan banyak pedagang mulai beralih untuk mengikuti perkembangan teknologi ini.
Bank Indonesia Kepulauan Riau mencatat, hingga September 2025, penggunaan QRIS di wilayah provinsi tersebut mengalami peningkatan signifikan, yakni 181,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto, menyebutkan bahwa volume transaksi QRIS mencapai 64,94 juta transaksi dengan nilai sekitar Rp7,71 triliun. Peningkatan ini menunjukkan adaptasi masyarakat dan pelaku usaha terhadap digitalisasi sistem pembayaran.
Rony menegaskan bahwa digitalisasi, termasuk penggunaan QRIS, merupakan pendorong utama dalam mempercepat perputaran roda ekonomi di berbagai level, baik lokal, nasional, maupun global. Dengan adanya QRIS, diharapkan transaksi menjadi lebih efisien dan ekonomis, mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah, termasuk yang terpencil.