textilewiki.com – SKK Migas dan PT Medco E&P Indonesia berperan penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui operasi di South Sumatra Block. Lokasi ini merupakan salah satu sumber utama pasokan gas domestik bagi industri strategis di Indonesia. VP Operation Onshore Asset Medco E&P, Irfan Eka Wardhana, menjelaskan bahwa pengembangan blok ini dimulai pada 1990-an dan telah memenuhi kebutuhan energi di Sumatera Selatan. Gas yang dihasilkan disalurkan kepada PT PLN, PT PGN, PT Pupuk Sriwijaya (Pusri), serta jaringan gas kota di berbagai kabupaten.
Dalam kunjungan media ke Lapangan Medco Energi di Lubuk Linggau, Irfan menegaskan bahwa perusahaan beroperasi dengan standar keselamatan dan lingkungan yang tinggi guna menjaga keandalan pasokan energi nasional. “Kami berkomitmen mendukung agenda pemerintah dalam menjaga ketahanan energi melalui operasi yang aman dan efisien,” ujarnya.
Saat ini, produksi minyak dari blok tersebut sebanyak 2.320 barel per hari (BOPD) dan gas mencapai 53,62 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), yang dihasilkan dari pengelolaan 139 sumur aktif di dua area utama, yaitu Western Field dan Eastern Field. Untuk menjaga kelangsungan operasi, Medco E&P juga mengembangkan dua proyek baru, Flamboyan Rengas dan Arung Nowera, dengan kegiatan pengeboran sumur yang dirancang untuk mempertahankan tingkat produksi migas di tujuh kabupaten di Sumatera Selatan.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, Medco E&P bersama SKK Migas melaksanakan beberapa inisiatif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh kegiatan operasional mereka. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia menuju sektor energi yang lebih berkelanjutan.