textilewiki.com – Kualitas desain yang semakin meningkat menjadi faktor penting dalam mempenetrasi pasar internasional. Dalam upaya menguatkan kapasitas desain produk nasional, Kementerian Perdagangan mengadakan ajang Good Design Indonesia (GDI) 2025, di mana Menteri Perdagangan Budi Santoso menyerahkan penghargaan kepada 51 produk pemenang.
Dalam acara tersebut, Budi menyatakan bahwa GDI 2025 merupakan wujud komitmen Indonesia dalam menjawab tuntutan pasar global. Ajang ini tidak hanya membangun identitas produk, tetapi juga meningkatkan daya tarik dari segi visual dan cerita yang diusung setiap produk. Dengan mengelompokkan produk dalam enam kategori, antara lain aksesori, perlengkapan rumah tangga, dan furnitur, GDI memberi kesempatan bagi 347 produk yang mendaftar dari 10 April sampai 7 Juni 2025.
Proses seleksi berlangsung ketat dalam dua tahap penjurian pada bulan Juni dan Juli. Penilaian dilakukan berdasarkan lima kriteria utama: inovasi, kebaruan, potensi komersial, orientasi ekspor, dan dampak positif bagi masyarakat. Dari 51 produk yang terpilih, 41 di antaranya mendapatkan predikat Good Design, sementara 10 produk terbaik dinyatakan sebagai Best Design, dengan satu produk meraih gelar Best Design of the Year.
GDI 2025 adalah kerjasama strategis antara Indonesia Design Development Center dan Klinik Desain. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional menyatakan bahwa keberhasilan acara ini berkat kolaborasi yang solid antara Kementerian Perdagangan dan berbagai pihak termasuk Japan External Trade Organization dan para dewan juri yang ahli di bidangnya.
Pemenang GDI of the Year, Diaz Hensuk, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Kementerian Perdagangan yang membantu para desainer supaya karyanya lebih dikenal di pasar global. GDI 2025 juga mencatatkan pencapaian internasional dengan delapan produk Indonesia meraih Good Design Award di Jepang.