textilewiki.com – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menegaskan bahwa koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) akan tetap terjaga meskipun telah terjadi perubahan pada posisi Deputi Gubernur BI. Pernyataan ini disampaikan Mahendra dalam sebuah rapat musyawarah Komisi XI DPR RI di Jakarta pada Selasa.
Pada 26 Januari 2026, Thomas Djiwandono secara resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2026-2031, menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026. Mahendra menekankan pentingnya hubungan erat antara OJK dan BI, khususnya dalam sektor perbankan. Ia optimis bahwa kolaborasi yang sudah terjalin akan terus meningkat.
Meskipun demikian, Mahendra mengungkapkan bahwa OJK belum memperoleh informasi mengenai sektor mana yang akan menjadi tanggung jawab Thomas Djiwandono. Kewenangan tersebut, menurut Mahendra, sepenuhnya ada pada Gubernur BI, Perry Warjiyo, dan Dewan Gubernur BI.
Dengan mundurnya Juda dari posisi Deputi Gubernur, ia juga tidak lagi menjabat sebagai anggota Dewan Komisioner OJK. Mahendra menyatakan bahwa OJK kini menunggu penunjukan pengganti ex-officio dari BI.
Dalam kesempatan yang sama, Thomas Djiwandono menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter, khususnya dalam aspek likuiditas dan suku bunga, guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Thomas menekankan bahwa pendekatan yang diambil saat ini berbeda secara mendasar dibandingkan dengan masa pandemi, menandai langkah baru dalam pengelolaan ekonomi Indonesia.