textilewiki.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memperkuat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk mendorong pemerataan ekonomi nasional dengan fokus pada pembiayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dalam Rapat Koordinasi Nasional TPAKD di Jakarta, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya memperluas akses keuangan masyarakat, tetapi juga sejalan dengan strategi nasional untuk mewujudkan cita-cita pembangunan ekonomi yang inklusif.
TPAKD berperan penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Sebagai contoh, TPAKD telah menyalurkan Rp46,71 triliun kepada lebih dari 1,7 juta debitur untuk mengatasi masalah rentenir, serta menjangkau sektor pertanian dengan penyaluran kredit sebesar Rp3,71 triliun kepada lebih dari 80 ribu debitur. Program “Satu Rekening Satu Pelajar” juga telah berhasil dibuka, mencapai 58,32 juta rekening.
Lebih jauh, TPAKD melakukan inisiatif Program Laku Pandai yang membuka akses keuangan hingga ke 72.353 desa dan menciptakan partisipasi 16 juta masyarakat dalam sistem keuangan formal. Friderica mengajak para kepala daerah untuk memanfaatkan TPAKD demi pembangunan berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
OJK menekankan perlunya optimasi berbagai langkah strategis oleh TPAKD untuk mencapai target inklusi keuangan nasional, termasuk penguatan infrastruktur keuangan digital dan peningkatan literasi keuangan. Dalam peluncuran Roadmap TPAKD 2026-2030, disampaikan bahwa hingga November 2024, TPAKD telah terbentuk di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, dengan berbagai program unggulan untuk mendukung ekonomi lokal.