textilewiki.com – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi menyatakan bahwa demonstrasi yang berlangsung di dalam negeri pada pekan lalu hanya memberikan dampak terbatas terhadap volatilitas pasar saham. Dalam konferensi pers yang berlangsung secara daring pada hari Kamis, Inarno menjelaskan bahwa dengan fundamental ekonomi yang solid dan komitmen OJK untuk menjaga stabilitas pasar, volatilitas yang terjadi pada akhir Agustus dan awal September diharapkan dapat tertangani dengan baik.
Inarno menambahkan bahwa OJK telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menghadapi fluktuasi pasar yang signifikan, sebagai respons terhadap kebijakan global yang dirilis pada Maret dan April 2025. Beberapa langkah yang diambil termasuk kebijakan buyback saham tanpa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), penundaan implementasi pembiayaan short selling, penyesuaian trading halt, serta penerapan asymmetric auto rejection.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, mendukung pernyataan Inarno, menyatakan bahwa dinamika sosial-politik saat ini hanya berpengaruh terbatas pada industri jasa keuangan. Mahendra juga menekankan bahwa sektor jasa keuangan menunjukkan ketahanan dengan indikator-indikator fundamental yang menunjukkan permodalan yang solid serta likuiditas yang memadai.
OJK mengaku terus melakukan evaluasi dan monitoring terhadap kondisi pasar keuangan serta langkah strategis untuk menjaga stabilitas sistem jasa keuangan. OJK juga kini berkoordinasi lebih intensif dengan lembaga jasa keuangan untuk memastikan optimalnya layanan bagi masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, meskipun IHSG sempat mengalami penurunan, situasi mulai kondusif kembali seiring perbaikan keadaan sosial-politik di dalam negeri.