textilewiki.com – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Aceh tetap lancar melalui jalur udara, terutama di daerah yang sulit dijangkau. Pada Sabtu, 13 Desember 2025, pengiriman bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dari Bandara Kualanamu, Medan, menuju Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah, dengan menggunakan pesawat Air Tractor.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menekankan pentingnya pemanfaatan berbagai moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara, untuk memastikan distribusi BBM tidak terhambat. “Di wilayah tertentu dengan akses terbatas, pengiriman melalui udara menjadi opsi terbaik agar energi segera menjangkau masyarakat,” jelasnya.
Pertamina Patra Niaga telah memperkuat distribusi energi melalui berbagai jenis penerbangan, termasuk pesawat perintis, Hercules, helikopter sling load, hingga Air Tractor. Setiap penerbangan Air Tractor mampu mengangkut maksimal 3,5 KL Biosolar atau 4 KL Gasoline, dengan rencana dua hingga tiga penerbangan setiap hari.
Langkah ini diambil karena jalur darat masih sulit dilalui akibat kondisi pascabencana, menjadikan pengiriman melalui udara sebagai solusi yang strategis. Selama hampir sepekan, Simon dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, berkantor di Medan dan Aceh untuk memantau distribusi BBM serta bantuan kemanusiaan di wilayah tersebut, melalui berbagai moda transportasi.
Dengan upaya intensif ini, Pertamina berkomitmen untuk memastikan masyarakat di Aceh mendapatkan pasokan energi yang diperlukan, walaupun terhambat oleh kondisi geografis dan cuaca yang menantang.