textilewiki.com – Irvian Bobby Mahendro, yang baru-baru ini menjadi sorotan, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan praktik pemerasan dalam pengurusannya di Kementerian Ketenagakerjaan. Irvian, yang menjabat sebagai Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak 2022, mendapatkan julukan “Sultan” dari mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan.
Julukan ini muncul dari penilaian bahwa Irvian memiliki kekayaan yang signifikan dibandingkan pejabat lain di Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan. Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengungkapkan bahwa hubungan mereka cukup dekat, dengan Immanuel pernah meminta Irvian untuk memberinya sebuah motor Ducati, yang menunjukkan kedekatan serta kepemilikan barang-barang mewah Irvian.
Irvian Bobby Mahendro memiliki latar belakang pendidikan di bidang Teknik Mesin dan Manajemen, dengan jumlah kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp3,9 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir pada 2021. Kekayaan ini terdiri dari aset properti, kendaraan mewah, dan kas. Rincian harta kekayaan tersebut mencakup tanah dan bangunan sebesar Rp1,27 miliar, kendaraan Mitsubishi Pajero senilai Rp335 juta, serta jumlah kas dan setara kas mencapai Rp2,2 miliar.
Kasus yang melibatkan Irvian dan Immanuel ini menarik perhatian publik, terutama terkait dengan sistem pengelolaan di Kementerian Ketenagakerjaan. Penanganan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap praktik-praktik tidak sehat dalam administrasi publik, yang tentunya menjadi perhatian berbagai pihak di Indonesia.