textilewiki.com – PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) melaporkan lonjakan harga saham yang signifikan, mencakup peningkatan volume transaksi yang mencerminkan keputusan investasi dari para pemegang saham. Pihak perusahaan menekankan bahwa mereka tidak berperan dalam fluktuasi harga saham yang terjadi pada 6 dan 8 Oktober 2025.
Wakil Direktur Utama AGII, Imelda Harsono, menjelaskan bahwa perubahan harga tersebut sepenuhnya merupakan mekanisme pasar dan bukan hasil dari campur tangan perusahaan. Pada 6 Oktober, saham AGII melejit hingga 24,8 persen menjadi Rp1.560, yang mengakibatkan Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi perdagangan pada 7 Oktober. Perdagangan dibuka kembali pada 8 Oktober, dengan harga saham kembali melompat ke Rp1.950, sehingga BEI kembali melakukan suspensi pada 9 Oktober.
Imelda menyatakan bahwa informasi terkait pergerakan saham telah dipublikasikan kepada masyarakat secara transparan. Samator Indo Gas merupakan perusahaan gas industri yang memiliki 58 pabrik dan 103 stasiun pengisian di 29 dari 38 provinsi di Indonesia. Mereka menawarkan berbagai produk gas industri, termasuk oksigen dan nitrogen, serta produk gas khusus yang digunakan dalam berbagai sektor, seperti kesehatan dan teknologi.
Pada semester I 2025, Samator mencatat penjualan bersih sebesar Rp1,42 triliun, meningkat 2,1 persen dibanding tahun lalu. Namun, laba bersih mereka menurun menjadi Rp24,2 miliar, mengalami penurunan 65 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai sektor industri strategis di Indonesia melalui inovasi produk dan layanan.