textilewiki.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini mengambil langkah tegas dalam kebijakan dagangnya terhadap China. Kebijakan tersebut meliputi penerapan tarif impor hingga 100% dan pengawasan ketat terhadap ekspor suku cadang pesawat Boeing ke negara tersebut. Tindakan ini dianggap sebagai respons terhadap kebijakan baru China yang memperketat ekspor logam tanah jarang, komoditas krusial dalam industri teknologi.
Langkah ini diungkap Trump dalam sebuah pernyataan, di mana ia menggambarkan kebijakan perdagangan tersebut sebagai reaksi terhadap tindakan China yang dianggap merugikan AS. “Langkah-langkah Tiongkok sangat mengejutkan, dan saya pikir itu sangat buruk,” ujarnya. Selain tarif, Trump juga memanfaatkan posisi Boeing dalam hubungan perdagangan dengan China. Pada April 2025, ia memerintahkan maskapai untuk menghentikan sementara pengiriman jet Boeing baru, yang menunjukkan agresivitas dalam merombak perdagangan global.
Trump menekankan pentingnya suku cadang pesawat untuk operasi maskapai China yang banyak menggunakan produk Boeing. “Mereka membutuhkan banyak suku cadang dan lainnya,” tambahnya, menandakan bahwa ketergantungan China pada produk AS bisa dimanfaatkan dalam negosiasi perdagangan.
Tindakan ini mencerminkan ketegangan yang terus meningkat antara AS dan China, terutama dalam sektor perdagangan. Dengan dominasi China pada pasar logam tanah jarang, yang vital bagi industri teknologi, langkah ini bisa berdampak jauh terhadap dinamika perdagangan global. Seiring waktu, perkembangan ini akan memengaruhi hubungan kedua negara, terutama dalam aspek komersial dan industri.