textilewiki.com – Bandara El Tari di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, kini kembali berstatus sebagai bandara internasional setelah sebelumnya dicabut. Keputusan ini diambil oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, berdasarkan komunikasi intensif yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTT dengan pemerintah pusat.
Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menjelaskan bahwa pengembalian status bandara tersebut merupakan langkah strategis mengingat posisinya yang berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor Leste dan Australia. Menurutnya, status internasional ini akan mendorong kunjungan wisatawan asing ke berbagai destinasi di NTT, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menambahkan bahwa pembahasan mengenai peningkatan status bandara dilakukan pada 7 Agustus 2025 di Jakarta. Ia juga menekankan pentingnya membuka rute penerbangan dari Kupang menuju Darwin dan Timor Leste untuk membangun konektivitas internasional yang lebih baik.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menjelaskan penetapan status Bandara El Tari bersama dengan 35 bandara lain di Indonesia bertujuan untuk memperkuat jaringan penerbangan global. Ia menyatakan bahwa setiap bandara harus memenuhi standar keselamatan dan keamanan, serta memastikan fasilitas imigrasi dan bea cukai siap untuk melayani penerbangan internasional.
Dengan kembalinya status internasional ini, diharapkan Bandara El Tari akan berperan lebih besar sebagai pintu gerbang di wilayah timur Indonesia, mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, dan meningkatkan konektivitas antarnegara.