textilewiki.com – Kerja sama antara Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) dan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) serta mitra usaha nasional semakin diperkuat. Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman yang disaksikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, serta Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, di Jakarta pada Senin (1/12).
Rachmat Pambudy menyatakan, program koperasi telah menjadi bagian penting dari proyek strategis nasional dan diharapkan dapat mengubah landscape perekonomian Indonesia pada tahun 2045. Nota kesepahaman ini dianggap sebagai langkah konkret dalam memberdayakan koperasi di Indonesia.
Dalam rencana jangka menengah nasional 2025-2029, pengembangan koperasi merupakan amanat yang penting untuk mendukung ekonomi dan pembangunan nasional. Kerja sama ini mencakup lima nota kesepahaman di berbagai sektor strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Kerja sama ini meliputi program dengan PT PLN untuk memperluas akses listrik di desa, digitalisasi, serta inovasi dalam sektor energi. Selain itu, kerja sama dengan PT Bukit Asam bertujuan untuk meningkatkan distribusi dan hilirisasi batu bara. Inkud juga berkolaborasi dengan Koperasi Jasa Karyawan Nusa Tiga untuk optimalisasi pangan serta modernisasi sistem koperasi.
Lebih jauh, kerjasama dengan PT Pindad berfokus pada pengembangan kendaraan nasional dan alat pertanian yang mendukung koperasi. Selain itu, aliansi strategis dengan Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia serta Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat diharapkan dapat mendukung produk unggas yang aman dan sehat.
Rachmat Pambudy berharap kerja sama ini akan mengarah pada pembentukan koperasi yang profesional, mandiri, dan berdaya saing, sehingga dapat menjadi pilar penting dalam perekonomian nasional.