textilewiki.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Cilegon dan sekitarnya pada Jumat sore telah mengganggu akses transportasi menuju Pelabuhan Ciwandan. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan genangan air di banyak ruas jalan, sehingga mobilitas kendaraan terhambat. Sebagai respons terhadap situasi ini, PT ASDP Indonesia Ferry memutuskan untuk mengalihkan layanan penyeberangan ke Pelabuhan Merak.
Pengalihan ini meliputi kendaraan logistik golongan VIB dan VII, serta kendaraan roda dua golongan II dan III. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran distribusi barang dan memastikan keselamatan pengguna jasa selama kondisi cuaca yang tidak menentu. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan yang diambil. Ia menegaskan, “Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama kami. Bersama Kepolisian dan KSOP, kami melakukan pengalihan layanan dari Ciwandan ke Merak sebagai langkah antisipatif.”
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini untuk cuaca buruk pada Kamis sore, di mana diprediksi akan terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Peringatan ini berlaku hingga malam harinya, dan terbukti tepat dengan terjadinya gangguan akses menuju Pelabuhan Ciwandan.
ASDP mengimbau publik untuk tetap waspada dan memantau perkembangan situasi cuaca. Dengan langkah pengalihan penyeberangan ini, diharapkan arus transportasi dapat berjalan dengan aman dan terkendali, meskipun di tengah cuaca buruk yang melanda kawasan tersebut.