textilewiki.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) sedang mempersiapkan penerbitan surat utang global. Hal ini disampaikan oleh Managing Director Treasury Danantara Indonesia, Ali Setiawan, yang mengatakan bahwa langkah ini akan dilakukan saat momen dianggap tepat, khususnya ketika yield dari US Treasury menurun.
Ali menjelaskan, jika yield menurun, maka biaya spread yang ditawarkan akan lebih murah. Pihaknya berencana melakukan tahap awal berupa pre-rating work pada tahun depan sebelum resmi menerbitkan surat utang global. Pre-rating work ini bertujuan untuk mendapatkan peringkat dari lembaga pemeringkat internasional, seperti Fitch, S&P, dan Moody’s. Peringkat tersebut diperlukan untuk memperkirakan besar yield yang dapat dicapai dari surat utang yang akan diterbitkan.
Meskipun belum ada kepastian terkait waktu penerbitan, Ali menegaskan bahwa proses rating akan dimulai pada tahun depan. “Kami akan melakukan pekerjaan rumah terlebih dahulu, yaitu mendapatkan rating,” ujarnya.
Tahun ini, Danantara Indonesia telah menerbitkan surat utang perdana berupa Patriot Bonds senilai Rp50 triliun. Dana yang diperoleh dari penerbitan tersebut dialokasikan untuk proyek energi baru dan terbarukan serta konversi sampah menjadi energi. Patriot Bonds diterbitkan dalam dua seri, dengan tenor lima dan tujuh tahun, masing-masing menawarkan imbal hasil sebesar dua persen.
Danantara Indonesia terus bersiap untuk memasuki pasar global, meskipun waktu sebenarnya untuk penerbitan surat utang masih belum ditentukan. Sementara itu, upaya untuk mendapatkan rating akan menjadi fokus utama agar proses ini berjalan optimal.