textilewiki.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa diperkirakan akan bergerak dengan variasi di tengah perhatian pelaku pasar terhadap sejumlah data ekonomi domestik yang akan dirilis pekan ini. IHSG dibuka dengan kenaikan sebesar 14,45 poin atau 0,18 persen, mencapai posisi 8.137,69. Sementara itu, indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga mengalami penguatan sebesar 1,90 poin atau 0,24 persen, kini berada di level 804,35.
Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyatakan bahwa pelaku pasar mengesampingkan ketidakpastian yang ditimbulkan oleh potensi penutupan pemerintah Amerika Serikat dan lebih fokus pada prospek pertumbuhan dalam bidang Artificial Intelligence (AI) serta ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve.
Selama pekan ini, pasar menunggu rilis data penting, termasuk inflasi dan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur untuk bulan September, serta neraca perdagangan untuk bulan Agustus. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid, dan ada peluang bagi rupiah untuk menguat lebih jauh.
Di dalam negeri, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan alokasi dana sebesar Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis pada tahun 2026, dengan harapan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih merata melalui pemberdayaan petani.
Di sisi lain, Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa Undang-Undang tentang Tabungan Perumahan Rakyat bertentangan dengan UUD 1945, memberi waktu dua tahun untuk penyesuaian. Meskipun ada risiko kebuntuan anggaran di Kongres AS, dampak terhadap laba perusahaan diperkirakan akan minimal. Sementara itu, analis memprediksi ada kemungkinan 89 persen untuk pemangkasan suku bunga oleh The Fed dalam pertemuan mendatang.