textilewiki.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore mengalami penguatan meskipun pelaku pasar tetap bersikap menunggu keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan berlangsung minggu depan. IHSG ditutup naik sebesar 40,02 poin atau 0,46 persen, mencapai level 8.660,50. Sementara itu, indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga mengalami kenaikan sebesar 1,27 poin atau 0,15 persen, menjadi 848,36.
Menurut Reydi Octa, seorang pengamat pasar modal, tekanan global mulai mereda setelah The Fed mengumumkan pemotongan suku bunga. Meskipun sempat mengalami penurunan, IHSG kembali menguat didorong oleh masuknya aliran dana asing ke bursa, yang membangkitkan optimisme di kalangan investor. Pelaku pasar kini menantikan keputusan suku bunga BI dan fenomena “window dressing” pada akhir tahun yang diharapkan dapat meningkatkan aktivitas pasar.
Selama sesi perdagangan, IHSG terus bertahan di zona positif hingga penutupan. Berdasarkan data Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor mengalami penguatan, dengan sektor barang baku terdepan mencatatkan kenaikan 5,58 persen. Sektor energi dan properti juga mengikuti dengan kenaikan masing-masing sebesar 1,18 persen dan 1,05 persen. Sebaliknya, sektor teknologi mengalami penurunan paling dalam sebesar 1,75 persen.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.984.503 transaksi, dengan total 52,12 miliar lembar saham diperdagangkan senilai Rp29,84 triliun. Dari total saham, 275 saham mengalami kenaikan, 377 saham menurun, dan 148 saham tidak mengalami perubahan nilai. Kondisi ini menunjukkan dinamika yang menarik di pasar modal Indonesia menjelang akhir tahun.