textilewiki.com – PT Karya Citra Nusantara (KCN) menjelaskan bahwa tanggul beton yang dibangun di perairan Cilincing, Jakarta Utara, tidak berkaitan dengan pagar laut bambu yang terdapat di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Direktur Utama KCN, Widodo Setiadi, menegaskan hal tersebut dalam konferensi pers yang berlangsung pada Jumat lalu. Ia menjelaskan bahwa tanggul beton merupakan bagian dari proyek konstruksi pelabuhan yang sedang berlangsung, dan tidak ada hubungannya dengan pagar bambu yang sempat menjadi perhatian publik.
Widodo menambahkan bahwa banyak orang yang masih mengira bahwa proyek tanggul beton di Cilincing terkait dengan pagar laut bambu di PIK. Ia menekankan bahwa lokasi kedua proyek tersebut cukup jauh, dengan tanggul yang sedang dibangun merupakan batas terakhir wilayah Jakarta Utara, sementara PIK terletak di lokasi yang berbeda.
Proyek pembangunan dermaga pelabuhan di Cilincing ini juga dijelaskan tidak memiliki kaitan dengan Marunda Center yang berada di Bekasi, Jawa Barat. Saat ini, progres pembangunan pelabuhan ini sudah mencapai 70 persen, dengan pier pertama hampir rampung. Kedua dan ketiga direncanakan akan selesai pada tahun 2025 dan 2026, masing-masing.
Fajar Kurniawan, Direktur Pengendalian Penataan Ruang Laut Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, menegaskan bahwa tanggul tersebut telah mendapatkan izin resmi. Ia juga memastikan bahwa Kementerian akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada dampak negatif terhadap nelayan dan masyarakat pesisir Cilincing selama proyek ini berlangsung.