textilewiki.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan infrastruktur jalan yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pentingnya pembersihan jalan di kawasan perkotaan yang padat lalu lintas.
Dalam pernyataannya pada Kamis, Dody mengarahkan tim untuk bekerja secara optimal, dengan pembagian shift kerja. “Kita harus bekerja 24 jam. Pagi hingga sore mengumpulkan lumpur dari lorong-lorong, sedangkan malam sampai subuh fokus di area pusat kota,” ungkapnya. Penanganan difokuskan pada tiga ruas jalan yang terdampak, terdiri dari satu ruas jalan nasional dan dua ruas jalan daerah.
Ruas yang menjadi prioritas adalah Jalan Kota Kuala Simpang hingga Batas Provinsi Sumatera Utara. Meskipun mengalami endapan lumpur, seluruh jembatan nasional di Aceh Tamiang dinyatakan dalam kondisi baik dan dapat dilalui. Kementerian PU menargetkan pembersihan ruas jalan nasional dapat selesai dalam waktu 3 hingga 4 hari.
Dody juga menyoroti tantangan di lapangan, di mana lalu lintas padat membuat pekerjaan semakin sulit, namun ia berharap malam hari dapat dimanfaatkan untuk mempercepat proses. Saat ini, penanganan darurat jalan nasional di Aceh Tamiang telah mencapai kurang lebih 30 kilometer.
Dengan upaya ini, diharapkan aksesibilitas dan keselamatan pengguna jalan dapat segera pulih, mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan perekonomian di daerah tersebut.