Site icon textilewiki.com

MBG Dorong Pertumbuhan UMKM dan Pertanian, Bukan Beban Pendidikan

[original_title]

textilewiki.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi sorotan publik setelah munculnya klaim yang menyebutkan bahwa program tersebut membebani sektor pendidikan. Namun, sejumlah akademisi berargumentasi bahwa program ini justru berpotensi mendorong kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Anggaran untuk MBG dianggap penting karena dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dan prestasi akademik mereka. Selain itu, program ini berfungsi untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta petani dan produsen pangan lokal dalam rantai pasok mereka. Dengan demikian, MBG diharapkan dapat memberikan efek pengganda bagi perekonomian di tingkat nasional.

Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi dari IPB, menegaskan bahwa MBG seharusnya tidak dilihat sebagai beban. Ia menjelaskan bahwa program ini sebenarnya merupakan bagian dari pendidikan yang bertujuan membangun nasionalisme dan mengurangi kemiskinan. Ahmad juga menambahkan bahwa pemenuhan gizi harian anak berkontribusi besar terhadap peningkatan kemampuan akademik.

Berbagai penelitian internasional menunjukkan bahwa anak-anak yang menerima asupan gizi seimbang memiliki konsentrasi belajar dan daya ingat yang lebih baik. Sebagai contoh, di Amerika Serikat, program makan sekolah seperti School Breakfast Program dan National Lunch Program telah diterapkan dan terbukti efektif dalam mendukung kesehatan dan kesiapan belajar anak.

Dengan begitu, MBG diharapkan dapat terus berlanjut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan generasi mendatang di Indonesia.

Exit mobile version