textilewiki.com – China EV Marketplace baru saja meluncurkan layanan pemesanan mobil listrik (EV) secara langsung kepada pelanggan di Eropa dengan sistem door-to-door. Inovasi ini memungkinkan konsumen untuk membeli dan menerima kendaraan baru secara langsung di rumah mereka, tanpa harus repot mengurus proses bea cukai sendiri dan mengambil mobil di pelabuhan, yang sebelumnya menjadi kendala.
Jakub Gersl, COO China EV Marketplace, menyatakan bahwa ini adalah langkah signifikan bagi penggemar EV di Eropa, yang kini dapat memesan Battery Electric Vehicle (BEV) atau plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dari China. Di sisi lain, perusahaan mengumumkan penghentian pengiriman EV ke Amerika Serikat, dikhawatirkan akibat dari penurunan penjualan yang drastis setelah penerapan tarif tinggi oleh mantan Presiden Donald Trump.
China EV Marketplace, yang mengklaim sebagai platform e-commerce terbesar untuk EV Tiongkok, mencatat penjualan sekitar 7.000 unit dalam enam bulan pertama tahun ini. Ini menunjukkan peningkatan 66 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sebagian besar didorong oleh penjualan PHEV. Meski begitu, penjualan BEV mengalami tantangan karena dikenakan tarif tambahan hingga 35 persen di Uni Eropa.
Pada bulan Juni, produsen mobil Tiongkok mencatat kemajuan signifikan di pasar Eropa dengan peningkatan pangsa pasar mencapai 5,9 persen dari total penjualan, lebih dari dua kali lipat pangsa pasar mereka pada tahun lalu yang hanya 2,9 persen. Namun, kendala tarif juga menyebabkan penurunan drastis pada penjualan extended-range electric vehicle (EREV), yang cukup populer di pasar domestik.
Layanan baru ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dan aksesibilitas kendaraan listrik untuk konsumen Eropa, mengingat pertumbuhan kebutuhan akan mobil ramah lingkungan di kawasan tersebut.