textilewiki.com – Peningkatan signifikan dalam penanganan peti kemas oleh IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) tercatat pada periode Januari hingga Juli 2025, dengan kenaikan mencapai 14,87 persen dibandingkan tahun lalu. Direktur Utama IPC TPK, Guna Mulyana, mengungkapkan bahwa jumlah peti kemas yang ditangani selama periode tersebut mencapai 2.009.185 teus, dibandingkan 1.749.093 teus pada periode yang sama tahun 2024.
Peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi dan strategi efisiensi yang diterapkan perusahaan dalam mengelola arus peti kemas. Daerah-daerah terminal menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan area Tanjung Priok di Jakarta meningkat 15,8 persen, dan area Panjang di Lampung melonjak 31,1 persen. Daerah lainnya, seperti Palembang, Teluk Bayur, dan Pontianak, juga melaporkan peningkatan yang bervariasi.
Realisasi arus peti kemas ini juga melebihi rencana kerja perusahaan untuk periode yang sama sebesar 1,973.671 teus, mencatatkan pencapaian 57,33 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar 3,5 juta teus. Guna Mulyana optimis bahwa target tersebut dapat tercapai, dengan harapan pertumbuhan ekspor, impor, dan hasil pertanian yang baik dapat mendukung pengiriman barang.
Untuk memperlancar arus logistik, IPC TPK telah menerapkan sistem Terminal Booking System (TBS) di Pelabuhan Tanjung Priok, guna mengurangi penumpukan truk dan meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, implementasi Terminal Operating System (TOS) Nusantara juga sedang dikembangkan untuk mengintegrasikan data pergerakan peti kemas.
Transformasi digital ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan layanan dan transparansi, serta memudahkan akses bagi pengguna jasa.