textilewiki.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap alasan di balik ancamannya untuk membekukan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Ia menyatakan bahwa citra Bea Cukai saat ini tengah terpuruk, baik di mata media, masyarakat, hingga pimpinan negara, akibat skandal yang melibatkan oknum pegawai.
Dalam pernyataannya, Purbaya mengusulkan waktu satu tahun kepada Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan perbaikan menyeluruh di lembaga tersebut. “Saya meminta waktu untuk tidak diganggu agar dapat fokus memperbaiki situasi ini,” ujarnya usai Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI pada Kamis (27/11/2025).
Purbaya mencatat sejumlah masalah mendesak di Bea Cukai yang perlu perhatian. Ia menyoroti fenomena under-invoicing dalam ekspor, di mana nilai barang yang diekspor dilaporkan lebih rendah dari seharusnya. Selain itu, ada juga barang ilegal yang masuk ke Indonesia tanpa terdeteksi. Hal ini menimbulkan tudingan bahwa Bea Cukai terlibat dalam praktik-praktik tidak transparan.
Meskipun menghadapi tuduhan, Purbaya menegaskan bahwa ia belum mengetahui kebenaran tersebut. Ia memiliki data hasil investigasi internal yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian dalam pencatatan ekspor dan impor. “Ada hubungan antara ekspor dari China dan data yang tercatat di Indonesia, serta pergerakan barang melalui negara ketiga,” jelasnya.
Purbaya mengingatkan pentingnya menginterpretasikan data perdagangan dengan tepat untuk memahami kondisi yang sebenarnya. Ia berharap dengan perbaikan yang dilakukan, citra Bea Cukai dapat pulih dan kepercayaan publik kembali terbangun.