textilewiki.com – Bursa saham AS, Wall Street, mengalami penurunan signifikan pada penutupan perdagangan pekan ini. Hal ini dipicu oleh keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengenakan tarif tambahan sebesar 100% untuk produk impor dari China. Kebijakan tersebut diambil setelah China memperketat pembatasan terhadap logam tanah jarang, yang menjadi bahan penting dalam teknologi.
Reaksi pasar terhadap keputusan ini terlihat jelas dengan saham-saham teknologi besar, seperti Nvidia, Tesla, Amazon, dan Advanced Micro Devices, yang mengalami penurunan lebih dari 2%. Penurunan ini menambah tekanan yang sudah terjadi selama sesi perdagangan Jumat, di mana Trump juga mengisyaratkan kemungkinan kenaikan tarif lebih lanjut dan menyatakan tidak ada alasan untuk bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping, melalui unggahan di platform Truth Social.
Keputusan ini mengejutkan para pelaku pasar dan berpotensi merusak hubungan yang sudah tegang antara kedua negara, yang merupakan dua ekonomi terbesar di dunia. Tiga indeks utama saham AS, yaitu S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones, mencatat penurunan tajam. S&P 500 dan Nasdaq bahkan mengalami penurunan persentase harian terbesar sejak 10 April lalu, dengan S&P 500 mencatat penurunan mingguan tertinggi sejak Mei. Penurunan Nasdaq juga menjadi yang terburuk sejak April.
Situasi ini menunjukkan ketidakpastian yang terus menghinggapi pasar saham akibat perang dagang yang berkepanjangan antara AS dan China. Investor kini berusaha menilai dampak dari kebijakan terbaru ini terhadap perekonomian global ke depan.