textilewiki.com – Pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) dipastikan tidak akan mempengaruhi aksi Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna, pada konferensi pers di Media Center BEI, Jakarta.
Nyoman menegaskan bahwa minat perusahaan untuk terdaftar di bursa tetap tinggi. Meskipun jumlah perusahaan yang melakukan pengajuan dokumen IPO mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, dia mencatat tidak ada regresi di sisi minat pengajuan atau submission. Ia optimis bahwa perusahaan yang melamar untuk IPO memenuhi ekspektasi regulator.
Nyoman juga menjelaskan bahwa meski jumlah perusahaan yang melaksanakan IPO menurun, jumlah dana yang berhasil dihimpun justru mengalami pertumbuhan signifikan. Rata-rata dana yang didapat melalui IPO meningkat menjadi Rp700 triliun, dibandingkan dengan Rp350 triliun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan adanya pergeseran ke arah perusahaan-perusahaan dengan kelas lebih tinggi.
Ke depan, Nyoman menekankan pentingnya mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk melakukan pencatatan di pasar modal. Ia menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan ini masih diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam pasar asalkan memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Sebagai penutup, Nyoman menyebutkan bahwa meskipun tidak ada dampak langsung dari informasi MSCI, jumlah perusahaan yang mengajukan IPO tetap stabil. Hal ini menunjukkan optimisme terhadap kesehatan pasar modal Indonesia di masa mendatang.