textilewiki.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menarik perhatian setelah Fitch Ratings merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Lembaga pemeringkat tersebut mencatat bahwa peningkatan belanja sosial, termasuk MBG, dapat memberikan tekanan tambahan terhadap ruang fiskal pemerintah.
Fitch Ratings menyoroti kehadiran Danantara, yang dianggap menimbulkan ketidakpastian terkait mandat investasi dan dampaknya terhadap keuangan negara. Penilaian ini muncul di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa MBG merupakan investasi jangka panjang yang memiliki potensi untuk membawa dampak positif bagi perekonomian. Ia merujuk pada penelitian dari World Bank serta Rockefeller Foundation yang menunjukkan bahwa setiap satu dolar yang diinvestasikan dalam program ini dapat menghasilkan tujuh dolar.
Program ini dirancang untuk mengatasi masalah gizi buruk di Indonesia dan dijalankan dengan tujuan meningkatkan kesehatan serta produktivitas masyarakat. Meskipun terdapat kritik mengenai dampak fiskal, pemerintah bersikeras bahwa MBG adalah langkah penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Dalam menanggapi laporan Fitch, Menkeu Purbaya menegaskan komitmen pemerintah untuk melaksanakan program ini secara efektif. Program MBG, menurutnya, tidak hanya sekadar bantuan makanan, tetapi juga merupakan investasi yang diharapkan dapat mendukung keberlanjutan ekonomi jangka panjang. Penjelasan ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran akan dampak negatif bagi peringkat utang Indonesia.