textilewiki.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore mengalami penguatan yang signifikan, ditutup naik 136,22 poin atau 1,93 persen pada level 7.184,44. Pendorong utama kenaikan ini adalah pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengisyaratkan bahwa AS bisa mengakhiri keterlibatan militernya di Iran dalam waktu dua hingga tiga minggu.
Associate Director of Research and Investment dari Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menjelaskan bahwa sentimen positif ini memberikan harapan terhadap meredanya ketegangan antara AS dan Iran. Selain itu, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, juga menunjukkan kesediaan untuk menghentikan permusuhan asal diiringi dengan syarat tertentu, termasuk jaminan internasional.
Dari sisi domestik, meskipun data indeks manufaktur mengalami stagnasi, S&P Global melaporkan bahwa Indeks PMI Manufaktur Indonesia turun ke level 50,1 pada Maret 2026, dibandingkan dengan sebelumnya 53,8 pada Februari. Penurunan ini disebutkan berkaitan dengan ketidakpastian akibat konflik geopolitik dan gangguan rantai pasok. Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan sebesar 1,28 miliar dolar AS pada Februari.
Secara keseluruhan, IHSG menunjukkan trend positif yang berlanjut hingga penutupan sesi perdagangan, dengan sepuluh sektor mengalami penguatan. Sektor industri mencatat kenaikan tertinggi sebesar 5,57 persen. Pada hari yang sama, bursa saham regional Asia juga menunjukkan penguatan yang serupa, mencerminkan optimisme di pasar. Frekuensi perdagangan terdata mencapai 2.014.275 transaksi, mencerminkan aktivitas yang cukup tinggi di pasar saham.