textilewiki.com – Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, menekankan pentingnya kualitas gabah bagi para petani dan mitra penggilingan di Sulawesi Tengah dalam menghadapi tantangan penyerapan gabah. Dalam kunjungannya ke Desa Sienjo, Kabupaten Parigi Moutong, pada hari Selasa, Prihasto menyatakan bahwa langkah ini diperlukan untuk mendukung swasembada pangan di Indonesia.
Dalam interaksinya dengan para petani dan pemilik gilingan, Prihasto menyampaikan arahan dari Presiden RI, Prabowo, terkait pentingnya penguatan penyerapan pangan. Ia memuji kualitas gabah yang dihasilkan di Sienjo, namun juga mendorong peningkatan metode teknis dalam penggilingan agar kualitas gabah dapat lebih optimal.
Pemerintah Indonesia menargetkan penyerapan gabah nasional sebanyak 4 juta ton setara beras pada tahun 2026, dan Perum Bulog bertugas untuk merealisasikan target tersebut. Prihasto meminta Bulog Kanwil Sulteng agar secara aktif menjalankan pengadaan di daerah-daerah penghasil padi, dengan penekanan pada pentingnya kualitas dalam pengadaan bahan pangan.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sulteng, Jusri, menyampaikan bahwa kunjungan ke sentra-sentra produksi bertujuan untuk membangun hubungan yang kuat dengan petani. Hal ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas harga yang sesuai dengan ketetapan pemerintah, sekaligus mempercepat proses serapan pangan.
Prihasto juga mengingatkan pentingnya regulasi yang mengatur mutu dalam penyerapan pangan, agar cadangan beras pemerintah dapat digunakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Dengan adanya upaya ini, diharapkan para petani akan lebih termotivasi untuk meningkatkan produksi serta produktivitas hasil pertanian mereka.