textilewiki.com – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan bahwa sekitar 50 juta penduduk Indonesia masih belum memiliki rekening bank. Pemerintah pun menargetkan untuk menciptakan rekening tunggal bagi seluruh warga sebagai langkah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta memastikan efektivitas dalam penyaluran program-program ekonomi.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, menjelaskan bahwa kepemilikan rekening adalah langkah awal penting bagi masyarakat agar dapat terhubung dengan layanan keuangan formal. Anggito mengemukakan bahwa angka 50 juta tersebut terungkap dalam acara Munas XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta pada hari Jumat.
Analisis LPS menunjukkan bahwa wilayah dengan tingkat penduduk tanpa rekening tertinggi adalah Kalimantan, dengan porsi 25,55 persen, diikuti oleh Sulawesi, Maluku, dan Papua yang mencatat 23,47 persen. Sementara itu, Sumatera dan Jawa masing-masing memiliki porsi sebanyak 19,08 persen dan 19,55 persen. Bali serta Nusa Tenggara menjadi wilayah dengan inklusi keuangan terbaik, sebagai daerah dengan persentase penduduk tanpa rekening terendah, yakni 14,30 persen.
Data lebih lanjut menunjukkan bahwa kelompok usia 5-14 tahun merupakan penyumbang terbesar penduduk yang tidak memiliki rekening, mencapai 76,3 persen, sedangkan kelompok usia 15-24 tahun menyumbang 15,6 persen. Hal ini menegaskan perlunya peningkatan literasi keuangan sejak dini.
Menurut Anggito, banyak masyarakat yang masih minim pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, sehingga edukasi tentang cara menabung dan mengelola uang menjadi sangat penting bagi generasi mendatang.