textilewiki.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan penyebab kemacetan parah yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk. Menurutnya, lonjakan kepadatan serta antrean panjang di lokasi tersebut diakibatkan oleh banyaknya truk logistik dengan sumbu tiga dan lebih yang masih beroperasi selama masa angkutan Lebaran.
Dudy juga mengingatkan para pengusaha angkutan logistik agar mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional kendaraan tersebut. Dengan penerapan kebijakan ini, diharapkan kemacetan yang selama ini dikeluhkan oleh pengguna jalan bisa diminimalkan.
Panjang antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk sebelumnya mencapai lebih dari 20 kilometer, namun saat ini sudah berhasil dikurangi menjadi delapan kilometer. Kemacetan ini berlangsung sejak Minggu, 15 Maret 2026, dan telah mengganggu arus lalu lintas di daerah sekitar.
Untuk menangani situasi tersebut, Kementerian Perhubungan berkolaborasi dengan Korps Lalu Lintas Polisi (Korlantas Polri) dan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP) telah mengambil berbagai langkah. Beberapa di antaranya adalah mengoperasikan kapal-kapal besar, menambah jumlah kapal menjadi 35 unit, serta mengoptimalkan zona buffer. Selain itu, sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) sebanyak 25 kapal juga diterapkan untuk mempercepat proses operasional kapal.
Dudy menekankan bahwa langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas dan menyelesaikan masalah kemacetan sebelum perayaan Hari Raya Nyepi, yang akan segera berlangsung. Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi situasi di lapangan demi kenyamanan para pengguna jalan.