textilewiki.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan skema kerja fleksibel berupa work from home (WFH) untuk menanggapi kenaikan harga minyak. Dalam pernyataan resminya setelah rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis sore, Airlangga menyampaikan bahwa adanya efisiensi waktu kerja yang diperlukan akibat tekanan harga minyak.
Kebijakan WFH ini direncanakan untuk memberikan fleksibilitas satu hari dalam seminggu dari total lima hari kerja, tidak hanya bagi aparatur sipil negara (ASN) tetapi juga untuk sektor swasta dan pemerintah daerah. Saat ini, kebijakan tersebut masih dalam tahap perumusan teknis dan akan diumumkan nanti setelah konsepnya final.
Penerapan WFH ini direncanakan dimulai setelah Lebaran, dengan waktu yang akan ditentukan di kemudian hari, berdasarkan perkembangan situasi harga minyak dan kondisi global. Airlangga juga mencatat bahwa Presiden Prabowo memberikan tanggapan positif terhadap rencana ini, karena dianggap dapat mengurangi konsumsi bahan bakar dengan menekan mobilitas karyawan. Diperkirakan, penghematan konsumsi bahan bakar dapat mencapai sekitar satu per lima dari total pengeluaran.
Lebih jauh, Prabowo mendorong langkah-langkah untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak sebagai respon terhadap krisis global. Menurutnya, meskipun situasi saat ini tergolong aman, langkah proaktif dalam mengurangi konsumsi BBM tetap penting. Sebagai kesimpulan, kebijakan WFH diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menghadapi tantangan ekonomi yang ada saat ini.