textilewiki.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapkan bahwa sebanyak 1,3 juta kendaraan terpantau masuk ke wilayah Jawa Tengah selama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Pernyataan ini disampaikan saat melakukan pemantauan malam takbiran di Pos Terpadu Pelayanan Perayaan Idul Fitri di Semarang, Jumat malam. Gubernur mencatat bahwa angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam pantauan tersebut, ia didampingi oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, dan perwakilan dari berbagai instansi. Kegiatan ini juga disertai video conference dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di mana situasi keamanan di Jateng dinyatakan aman, termasuk pada malam takbiran yang sering dilaksanakan masyarakat dengan takbir keliling.
Data sementara menunjukkan bahwa hingga tanggal 20 Maret 2026, sekitar 1.370.000 kendaraan masuk ke Jateng, sementara sekitar 750.000 kendaraan keluar. Terkait pengamanan dan layanan selama perayaan Idul Fitri, pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektoral di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Gubernur juga menekankan berbagai upaya mitigasi yang telah diterapkan dalam hal lalu lintas, infrastruktur, dan objek wisata. Ia berharap situasi keamanan dan ketertiban dapat terjaga, serta menegaskan tidak adanya kelangkaan bahan pokok di wilayah tersebut.
Pengamanan selama arus mudik melibatkan 11.800 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait. Kapolda Jateng melaporkan bahwa 55 lokasi perayaan malam takbiran terpantau aman dan tertib, meski cuaca di Kota Semarang mengalami hujan rintik-rintik. Sejauh ini, tidak terdapat kejadian menonjol yang mengganggu perayaan Idul Fitri di Jateng.