textilewiki.com – Kementerian Keuangan Republik Indonesia mendorong Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk membentuk Dana Abadi Daerah (DAD) guna memperkuat kemampuan fiskal jangka panjang. Hal ini disampaikan oleh Gribig Darodjat, perwakilan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dalam sosialisasi di Nabire pada Rabu.
DAD merupakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sifatnya abadi. Pengelolaannya bertujuan untuk belanja daerah tanpa mengganggu dana pokok. Contohnya, jika pemerintah daerah mengalokasikan Rp1 triliun untuk DAD, dana tersebut tidak dapat diubah, namun sebagian dari hasil pengelolaannya bisa digunakan untuk belanja.
Gribig menjelaskan bahwa DAD harus dikelola melalui instrumen keuangan yang kredibel, sehingga nilai investasi tidak terpengaruh oleh fluktuasi pasar. Instrumen yang disarankan termasuk Surat Berharga Negara (SBN), obligasi proyek yang dijamin pemerintah, dan deposito dalam bank yang stabil.
Pembentukan DAD diharapkan dapat meningkatkan layanan publik yang menjadi prioritas daerah, dan mengurangi ketergantungan terhadap anggaran pemerintah pusat. DAD memberikan manfaat yang berkelanjutan, memungkinkan pemda untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang dalam pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Staf Ahli II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Kesra Provinsi Papua Tengah, Herman Kayame, menambahkan bahwa DAD bertujuan untuk pengelolaan keuangan daerah yang lebih optimal, memastikan generasi mendatang juga mendapatkan manfaat dari dana yang saat ini dialokasikan. Diskusi intensif perlu dilakukan untuk merumuskan langkah konkret dalam pembentukan DAD di tengah tantangan ekonomi yang ada.